1. Beras JM (20 kg)
Rp 0,00
2. Beras Selancar (20 kg)
Rp 0,00
3. Beras Topi Koki (20 kg)
Rp 0,00
4. Beras Lokal (1 kg)
Rp 0,00
5. Kedelai Bahan Baku Tahu dan Tempe (1 kg)
Rp 0,00
6. Jagung Pipilan (1 kg)
Rp 0,00
7. Cabe Merah Besar (1 kg)
Rp 0,00
8. Cabe Merah Keriting (1 kg)
Rp 0,00
9. Cabe Merah Rawit (1 kg)
Rp 0,00
10. Bawang Merah (1 kg)
Rp 0,00
11. Bawang Putih (1 kg)
Rp 0,00
12. Gula Bermerek (PSM) (1 kg)
Rp 0,00
13. Gula Tidak Bermerek (1 kg)
Rp 0,00
14. Minyak Goreng merek Bimoli (1 kg)
Rp 0,00
15. Minyak Goreng merek Fortune (1 kg)
Rp 0,00
16. Minyak Goreng Makan (ex. Sawit) (1 liter)
Rp 0,00
17. Tepung Terigu merek Segitiga Biru (1 kg)
Rp 0,00
18. Tepung Terigu merek Lencana (1 kg)
Rp 0,00
19. Daging Sapi (1 kg)
Rp 0,00
20. Daging Ayam Broiler (1 kg)
Rp 0,00
21. Daging Ayam Kampung (1 kg)
Rp 0,00
22. Telur Ayam Ras (1 kg)
Rp 0,00
23. Ikan Bandeng (1 kg)
Rp 0,00
24. Ikan Kembung (1 kg)
Rp 0,00
25. Ikan Tongkol (1 kg)
Rp 0,00
26. Ikan Nila (1 kg)
Rp 0,00
27. Ikan Patin (1 kg)
Rp 0,00
28. Ikan Lele (1 kg)
Rp 0,00
29. Susu merek Bendera Gold (1 klg)
Rp 0,00
30. Susu merek Frisian Flag (1 klg)
Rp 0,00
31. Garam Beryodium (1 bks)
Rp 0,00
32. Gas LPG 3 KG (1 tbg)
Rp 0,00

Disdagperin dan Tim Penegakan Perda PKL Tertibkan Pedagang di Kawasan Eks. PasarTalang Jawa

No. -   Pasar, Tertib, Talang, Jawa   Rabu, 24 Februari 2021   25

Disdagperin dan Tim Penegakan Perda PKL Tertibkan Pedagang di Kawasan Eks. PasarTalang Jawa

Disdagperin dan Tim Penegakan Perda PKL Tertibkan Pedagang di Kawasan Eks. PasarTalang Jawa

Tim gabungan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), Sat Pol PP, Camat Sekayu, Kapolsek Sekayu serta Koramil Sekayu kembali melakukan penertiban terhadap pedagang yang masih berjualan di Eks pasar  pagi Talang Jawe, Rabu, 24 Februari 2021.


Penertiban tersebut dilakukan karena masih banyak pedagang yang ngeyel dan berjualan tempat yang tidak seharus nya di gunakan untuk berjualan. Hal itu demi menjaga keindahan dan kebersihan kawasan perkotaan.


Meski banyak pedagang yang protes, aksi penertiban tetap berjalan dengan kondusif. dimana meja-meja pedagang yang melanggar diangkut sat pol pp dengan kendaraan milik DLH.


"Kami sudah sering menegaskan bahwa kawasan ini bukan tempat untuk berjualan, karena pasar sudah di pindahkan ke Pasar Tandik, tapi pedagang masih tetap berjualan disini. Sebelum penertiban hari ini, kami sudah melakukan pemberitahuan, baik melalui surat, mendatangi pedagang untuk memberikan sosialisasi hingga pasang spanduk agar segera pindah  namun tidak di gubris, sehingga penertiban seperti harus kami lakukan demi terciptanya tatanan kota yang indah dan bersih,"kata kepala Dinas Dagperin, Azizah, S. Sos, MT.


Dijelaskan Azizah, pemerintah sudah menyiapkan kios maupun los-los yang memadai dan cukup di Pasar Randik untuk ditempati oleh para pedagang. "Dan tidak di perkenan bagi pedagang berjualan di tempat ini yang bukan lokasi untuk berjualan karena ini bukan pasar,"tegasnya.


Dirinya juga menegaskan bagi pedagang yang sudah mendapatkan tempat di pasar randik untuk tidak memindahtangankan kios atau los tersebut. "Jika terbukti pedagang memindahtangankan los atau kios apalagi sampai di perjual belikan, akan kami cabut hak pakainya ,"ungkapnya.


Camat Sekayu, M. Taisir Gunawan, S.Sos, MM mengatakan sebagai pendamping pihaknya sudah melakkan pendekatan persuasif kepada para pedagang. "Sudah kami lakukan pendekatan, kami beri pengertian kepada para pedagang untuk pindah ke pasar randik, namun nyata nya masih ada yang berjualan disini. Langkah penertiban ini harus dilakukan karena upaya dengan cara tidak di gubris oleh pedagang,"ujar Camat.


Kasat Pol PP, Haryadi Karim, melalui Sekretaris Sat Pol PP, Marko Susanto, SSTP, M.Si menyatakan bahwa relokasi pedagang Pasar eks Talang Jawa ini adalah sebagai upaya untuk menertibkan kembali pedagang yang masih berjualan tidak  pada tempatnya, yang mana telah ditentukan dengan peraturan yang berlaku.


"Terutama para pedagang basah dan para pedagang yang meletakkan lapak dagangannya dibadan jalan milik pemerintah. Namun sekali lagi, posisi kami Satpol PP adalah melakukan penegakkan perda nomor 10 tahun 2016 tentang penataan pembinaan Pedagang Kaki Lima dan atas permintaan bantuan dari pihak Disdagperin guna membantu kelancaran dari relokasi para pedagang,"terangnya.


Kedepanya, sambung Marko, akan dilaksanakan pengamanan lokasi secara reguler dengan membuat pos pengamanan  yang personil nya dari gabungan tim interdis yakni Polsek Sekayu, Koramil Sekayu dan Pol PP Muba.




Berita Terkait
  Sambutan
Bismillahirrohmannirrohiim. Assalamu’alaikum Wr.Wb. Selamat datang di situs resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Musi Banyuasin. Website Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Musi Banyuasin merupakan media resmi yang menyajikan berbagai informasi terkait dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Musi Banyuasin yang berbasis teknologi informasi. Dengan adanya website resmi ini, diharapkan masyarakat luas baik dalam Kabupaten maupun di luar Kabupaten Musi Banyuasin dapat mengakses setiap informasi dan data yang tersedia dengan mudah, cepat dan akurat. Selanjutnya, diharapkan juga dengan media ini maka pelayanan publik di bidang perdagangan dan perindustrian khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin dapat ditingkatkan dan menjadi lebih baik serta terpercaya yang pada gilirannya akan mampu mendorong peningkatan dan capaian kinerja dinas. Saran dan masukan yang positif dan membangun sangat diharapkan guna meningkatkan penyajian informasi dan pelayanan lebih baik di masa yang akan datang. Semoga website ini dapat menjadi salah satu media untuk mewujudkan pelayanan yang prima, handal, dan terpercaya kepada masyarakat luas guna mendukung visi Muba Maju Berjaya Tahun 2022. Terima kasih. Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.
Agenda DAGPERIN
PENGUMUMAN
  Tautan