1. Beras JM (20 kg)
Rp 0,00
2. Beras Selancar (20 kg)
Rp 0,00
3. Beras Topi Koki (20 kg)
Rp 0,00
4. Beras Lokal (1 kg)
Rp 0,00
5. Kedelai Bahan Baku Tahu dan Tempe (1 kg)
Rp 0,00
6. Jagung Pipilan (1 kg)
Rp 0,00
7. Cabe Merah Besar (1 kg)
Rp 0,00
8. Cabe Merah Keriting (1 kg)
Rp 0,00
9. Cabe Merah Rawit (1 kg)
Rp 0,00
10. Cabe Rawit Hijau (1 kg)
Rp 0,00
11. Bawang Merah (1 kg)
Rp 0,00
12. Bawang Putih (1 kg)
Rp 0,00
13. Gula Bermerek (PSM) (1 kg)
Rp 0,00
14. Gula Tidak Bermerek (1 kg)
Rp 0,00
15. Minyak Goreng merek Bimoli (1 kg)
Rp 0,00
16. Minyak Goreng merek Fortune (1 kg)
Rp 0,00
17. Minyak Goreng Makan (ex. Sawit) (1 liter)
Rp 0,00
18. Tepung Terigu merek Segitiga Biru (1 kg)
Rp 0,00
19. Tepung Terigu merek Lencana (1 kg)
Rp 0,00
20. Daging Sapi (1 kg)
Rp 0,00
21. Daging Ayam Broiler (1 kg)
Rp 0,00
22. Daging Ayam Kampung (1 kg)
Rp 0,00
23. Telur Ayam Ras (1 kg)
Rp 0,00
24. Ikan Bandeng (1 kg)
Rp 0,00
25. Ikan Kembung (1 kg)
Rp 0,00
26. Ikan Tongkol (1 kg)
Rp 0,00
27. Ikan Nila (1 kg)
Rp 0,00
28. Ikan Patin (1 kg)
Rp 0,00
29. Ikan Lele (1 kg)
Rp 0,00
30. Susu merek Bendera Gold (1 klg)
Rp 0,00
31. Susu merek Frisian Flag (1 klg)
Rp 0,00
32. Garam Beryodium (1 bks)
Rp 0,00
33. Gas LPG 3 KG (1 tbg)
Rp 0,00

Sikapi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Pemkab Muba Surati Pertamina untuk Tambahan Quota Muba

No. -   Admin   LPG, penambahan, kuota,   Rabu, 27 Oktober 2021   169

Sikapi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Pemkab Muba Surati Pertamina untuk Tambahan Quota Muba

Sikapi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Pemkab Muba Surati Pertamina untuk Tambahan Quota Muba

Menindaklanjuti terjadinya kelangkaan gas LPG 3 kg di beberapa kecamatan dalam minggu-minggu terakhir ini, Pemkab Muba segera surati Pertamina dan Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan untuk memberitakan tambahan quota gas LPG 3 kg melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Muba.


Kepala Dinas Dagperin Azizah, S.Sos, MT mengatakan bahwa memang dalam minggu-minggu terakhir ini banyak menerima laporan masyarakat terkait adanya kelangkaan gas 3 kg di beberapa kecamatan diantaranya di Kecamatan Sanga Desa dan Kecamatan Lawang Wetan. Kadisdagperin Muba mengatakan bahwa dinas sudah melakukan langkah-langkah terkait adanya kelangkaan tersebut, yaitu dengan melakukan pemantauan langsung oleh Tim Bapokting  ke beberapa Agen dan Pangkalan di wilayah kecamatan tersebut. Hasil pantauan langsung dan informasi dari beberapa pangkalan gas 3 kg diperoleh keterangan penyebab terjadinya kelangkaan gas 3 kg diantaranya keterlambatan pasokan dari Pertamina ke Agen dan jadwal pengiriman yang tidak sesuai sehingga mengganggu distribusi gas 3 kg.

Selain ini menurut Agen Gas 3 kg terjadi pengurangan pasokan dari Pertamina karena adanya penambahan Agen dimana penambahan agen belum diikuti dengan penambahan quota sehingga terjadi kecenderungan pengurangan quota agen yang lain. 


Menyikapi hal tersebut Disdagperin Muba telah melakukan RDP dengan Komisi 3 DPRD dengan mengundang seluruh Agen Gas 3 kg dan Pihak Pertamina.

Selain itu, Disdagperin telah berkoordinasi dan rapat demgan Dinas ESDM Provinsi Sumsel pada minggu lalu terkait hal ini. 

Tindak lanjut yang dilakukan untuk meminimalisir kelangkaan gas subsidi 3 kg ini adalah segera dikirimkan surat ke Pertamina dan Dinas ESDM Provinsi untuk permintaan penambahan quota gas 3 kg di Kab. Muba dan memaksimalkan pengiriman sesuai jadwal dan tidak mengurangi quota masing-masing agen.


Sementara itu Plt. Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan Pemkab Muba segera mengambil langkah-langkah konkrit terkait kelangkaan gas 3 kg ini, yaitu menyurati pihak pertamina untuk ditambah quota Muba. Hal ini sangat urgen dan mendesak untuk penambahan gas subsidi ini, karena terdapat beberapa indikasi pengguna gas 3 kg di muba memang meningkat yang disebabkan adanya pandemi covid-19 dimana pelaku usaha menengah besar banyak yang turun omzetnya sehingga terpaksa menggunakan gas 3 kg, selain itu di Muba banyak nelayan yang menggunakan gas sebagai bagian dari konversi bbm premium bagi nelayan. Nah, ini tentu memberikan pengaruh pada ketersediaan Gas 3 kg. Karena itu kita minta tambahan quota sekitar 1300 MT lebih dari kuota sebelumnya yaitu dari 13.993 MT menjadi 15.392, 30 MT. Demikian papar Plt. Bupati Muba Beni Hernedi.


Berita Terkait
  Sambutan
Bismillahirrohmannirrohiim. Assalamu’alaikum Wr.Wb. Selamat datang di situs resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Musi Banyuasin. Website Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Musi Banyuasin merupakan media resmi yang menyajikan berbagai informasi terkait dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Musi Banyuasin yang berbasis teknologi informasi. Dengan adanya website resmi ini, diharapkan masyarakat luas baik dalam Kabupaten maupun di luar Kabupaten Musi Banyuasin dapat mengakses setiap informasi dan data yang tersedia dengan mudah, cepat dan akurat. Selanjutnya, diharapkan juga dengan media ini maka pelayanan publik di bidang perdagangan dan perindustrian khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin dapat ditingkatkan dan menjadi lebih baik serta terpercaya yang pada gilirannya akan mampu mendorong peningkatan dan capaian kinerja dinas. Saran dan masukan yang positif dan membangun sangat diharapkan guna meningkatkan penyajian informasi dan pelayanan lebih baik di masa yang akan datang. Semoga website ini dapat menjadi salah satu media untuk mewujudkan pelayanan yang prima, handal, dan terpercaya kepada masyarakat luas guna mendukung visi Muba Maju Berjaya Tahun 2022. Terima kasih. Wassalamu’alaikum. Wr. Wb.
Agenda DAGPERIN
PENGUMUMAN
  Tautan